Selasa, 01 Agustus 2017

Cerpen - cinta tak harus memiliki

andre raj kapoor

Publik

19 Jun 2015      

                     CINTA TAK HARUS MEMILIKI

Terdengar suara kelakson mobil yaris yg berada di depan gerbang rumah mewah itu tak henti2nya berbunyi,,, berharap ada yg membukakan pintu stelah kedatangannya namun rendi yg sedang membersihkan kolam sama skali tak mendengar bunyian itu,,,

Tin,,, tin,,, tin,,, 3x seorang wanita cantik yg berambut lurus itu terus saja membunyikan klakson mobilnya sambil menekuk muka karna lelah,,,,

Simbok: ren,,, itu anaknya majikan datang buruan bukain gerbangnya

Rendi: iya mbok,,,

Tanpa berfikir lagi rendi segera bergegas membukakan gerbang untuk Rika,,, anak majikannya itu,

Suara gesekan roda gerbang pun terdengar di telinga rika yg sedari tadi memang mengharapkan itu,,

Rendi: maaf non,,, saya tak mendengar. Td sedang bersih2 kolam,,,

Rika: yaudah lain kali jangan di ulangi,,, 'nada sinis itu pun terdengar'

Dara yg baru berusia 20 tahunan itu yg sedang kelelahan sempat sedikit emosi tanpa melihat rendi,,, namun saat rika sedang menoleh suara yg terasa asing di telingannya itu rika terperongoh dengan ketampanan rendi,,, pemuda yg berkulit putih tinggi,berkumis sedikit tebal dan berjamban dan mempunyai wajah sperti saheer seikz itu sempat saja memfokuskan pandangan rika untuk sketika,,,

Mobil pun kembali berjalan,,, dan tlah terparkir di dlm garasi. rika segera saja masuk ke dalam rumah dan menuju kamar kesayangannya untuk beristirahat,,, namun sbelum masuk kamar rika melihat simbok yg sedang beres2 meja,,,

Rika: mbok,,, sini deh,,

Simbok: iya non,,, ada apa?

Rika: cowok yg mbukain pintu td siapa mbok?

Simbok: oh,,, itu rendi non,,, anaknya pak padi,kbetulan orangnya lg sakit jd sbelum pak padi benar2 sembuh semua pekerjaannya akan di gantikan sama anaknya

Rika: oh,,, gitu ya mbok,,, :) yaudah makasih

Simbok: iya non,,

Rika kemudian langsung masuk ke kamarnya untuk beristirahat. Namun wajah yg baru saja dia lihat td tak juga hilang,,,

Rika: ngomong2 cakep juga tuh anaknya pak hadi,,,'gumamnya' ah,,, bodo ah,,, mikir yg aneh2 saja.

Malam pun datang,,, sepi,,, sunyi,,, tanpa ada tujuan fikiran2 melayang bagaikan burung2 rindu,,, mencari ranting2 yg penuh iklas tuk dia hinggapi,kesunyian malam rasa2nya sperti sedang menertawakan sseorang yg duduk termenung sendiri,,, entah apa yg sedang di fikirkan rendi saat itu,,, namun raut wajah rendi sperti pucat dan tak bergairah lagi,,,

Rendi: hulf,,, spertinya semua masalah sekarang sedang menujuku,,, kluarga,pendidikan,hidup,bahkan cinta semua berkonspirasi untuk membunuhku,,, hulf,,,, oh,,, tuhan bantulah hambamu ini,

Namun terdengar suara brisik dr arah meja makan yg sedikit mengganggu rendi,dan rendi pun segera menghampiri suara itu untuk mengecek,,,

Rendi: eh,,, mbak,,, saya kira siapa

Rika: aku lg mau cari minum,,, haus bgt soalnya,,

Rendi: oh,,, yaudah klo gitu aku keluar dulu mbak,,,

Rika: iya,,

Dengan senyuman semanis itu rendi sempat kelabakan saat di depan rika,,, rendi sperti ada sesuatu yg dr kemaren memang sempat mengganggu fikirannya,,, tp rendi selalu mencoba tuk menepis,,,,

Rendi: ah,,, kenapa harus dia yg aku fikirkan,,, 'dia adalah anak majikan bapakku,,, seharusnya aku tak boleh menaruh hati kepadannya' sebaiknya sekarang aku harus fokus kerja untuk menggantikan bapak yg sedang sakit di rumah,,, ga boleh mikir macem2

Pagi pun datang,,, rendi yg sedang membersihkan tanaman di samping gerbang rumah sangatlah giat,,, rendi sangat rajin bekerja,tak kenal lelah. Tp saat rendi sedang menyapu sampah2 dedaunan yg jatuh di halaman rumah tak sengaja dia melihat wanita yg bergaun kuning cerah dengan rambut terurai panjang itu sedang keluar dr rumah mewah itu,,, rendi terpukau oleh kecantikan rika saat itu,, bak,,, putri raja yg sedang kluar dr istananya.

Lalu rendi mendengar sesuatu suara yg menyerupai namanya saat sedang mengagumi rika,,, 'rendi,,,, rendi' iya benar,,, itu namaku'pikir rendi'tp dr arah mana suara itu??? Ternyata simbok yg memanggilnya...

Simbok: rendi,,, tolong buka'in gerbangnya,,, non rika mau berangkat ke kampus

Rendi: iya mbok,,,

Rendi pun segera membukakan gerbang yg tingginya mungkin sekitaran 3 meteran lebih itu,,, namun rika hanya memberi senyum kepada rendi untuk menggantikan kata terimakasih kepadanya,,, namun rendi hanya diam terpaku sambil mencuri2 pandangan dr anak majikannya itu

Rendi: oh,,,, tuhan,,, bidadari dr mana ini,,,, 'fikir rendi'

Simbok: sudah2 gausah ngelamun,,, itu kerjaanmu di kelarin dulu saja

Rendi: iya2 mbok,,, orang cuma nglihat aja kok gak boleh

Simbok: entar klo kamu suka gimana???

Rendi: ya,,, eee,,,, eee,,,,

Simbok: tuh gak bisa jawab to,,, sudah2 kita ini orang miskin,,, kita tak boleh berfikir sperti itu

Rendi: iya2 mbok,,, yaudah aku lanjutin kerjannya

Simbok: yaudah sono

Tp apa yg di bilang simbok td sempat menghantui fikiran rendi,,,

Rendi: emang bener juga ya,,, aku siapa??? Apa pangkatku? Dr mana asalku? Aku sama sekali tak memikirkan itu,,, dan ternyata sekarang aku malah jatuh cinta kepada rika,,, lalu apa yg harus aku lakukan??? Fikiran2 itu terus saja mengganggu rendi

Rendi pun juga sering curi2 pandang saat berada di dekat rika,,, rasa senang,sedih,gembira nelangsa semua telah di rasakannya,,,

Rendi: kenapa harus dia yg aku cinta tuhan,,, dia terlalu tinggi untuk ku gapai,,, aku memang benar mencintainnya,,, namun apakah aku pantas untuk bersanding dengannya,,, tuhan,,, aku hanyalah orang kecil,aku orang bodoh dan aku orang yg tak berguna,,, kenapa kau mengujiku dengan cara sperti ini tuhan

Tp ketika rendi sedang mengadukan keluh kesahnya kepada tuhannya,,, simbok yg merasa kasihan mencoba untuk menguatkan,

Simbok: rendi,,, sedang mikirin apa to,,,

Rendi: eh,,, enggak mbok,,,, 'sambil mata berkaca2 rendi sengaja menutupi kesepiannya'

Simbok: yaudah,,, yg sabar ya,,, simbok ngerti kok,,,

Rendi: iya makasih mbok,,,

Simbok: yaudah simbok tak masuk dulu klo gitu,,,

Rendi: iya,,,

Rendi mencoba menguatkan dirinya sendiri dalam sepi,,, bayang2 non rika slalu ada di benaknya,,, entah sampai kapan semua ini berakhir,,, mencintai tanpa penjelasan memanglah sakit,,, dia ada namun hanya bisa ku cinta dan ku kagumi saja tanpa harus memiliki,,, dia terdengar,,, namun hanya bisa ku dengarkan,,, dia terlihat namun hanya menyesakan dada,,, rasa yg berkecamuk dlm hidupnya kini sperti lebih dr hukuman mati

Pagi datang lagi,,, ini adalah hari kedua rendi bekerja menggantikan bapaknya yg keadaannya semakin membaik itu,seperti biasa rendi bekerja seperti sewajarnya,,, namun setiap detik menitnya hanya rika,rika,rika yg dia fikirkan,,, dia tak pernah berfikir lain selain rika,,, namun hari ini mungkin adalah hari terakhir rendi menggantikan bapaknya,,, 'mungkin itu lebih baik pikir rendi'

Rendi: mbok,,, mungkin hari ini adalah hari terakhir rendi bekerja menggantikan bapak,,,

Simbok: loh,,, kenapa ren????

Rendi: iya soalnya bapak keadaannya sudah semakin membaik,,, ya mungkin bliau besok udh mulai bekerja lagi di sini

Simbok: oh,,, yo sukor klo begitu,,,

Rendi: iya mbok,,, aku juga seneng bapak udh sehat,,, yaudah mbok aku mau nglanjutin kerjaan lagi

Simbok: yaudah sana,,,

Rendi: iya,,,

Tibalah saatnya rendi mengakhiri semua ini,,, dengan sedikit gugup rendi mencoba untuk berpamitan pada rika wanita yg sangat di cintainnya itu

Rendi: non,,, saya mau bilang klo saya besok berhenti bekerja,,, soalnya bapak sudah sembuh dr sakitnya dan mungkin besok bapak sudah mulai bekerja lagi sperti biasa

Rika: oh,,, yaudah klo gitu,,, baguslah,'dengan nada sedikit cu'ek'

Rendi: iya makasih non,,, 'rendi yg awalnya berencana ingin mengungkapkan apa isi hatinya segera mengurungkan niatnya itu'mungkin inilah jawaban apa yg slama ini dia rasakan hanyalah sebatas mimpi,,,, batu krikil takan pernah berharga di banding bongkahan emas,,,

Seharusnya aku tau diri,,, tak seharusnya aku mencintaimu,,, kau begitu sangat jauh denganku,,, kita berbeda,,, apa yg ku rasakan ini hanyalah mimpi,,, ternyata selama ini aku salah besar,,, hanya dengan cara mencintaimu saja ku fikir aku sudah bisa mendapatkanmu,,,tp itu salah,,,

Memang di sisih lain rika tak pernah mempunyai perasaan yg sama kepada rendi,,, rika memang cewek gaul,,, teman2 yg sering main kerumahnya sudah di bilang tajir2 dan tampan2,,, rika tetap memandang rendi hanya sebelah mata,,, walaupun saat pertama kali rika memang sempat kagum,,,

Cinta tak slalu berakhir dengan bahagia
Cinta tak selalu berakhir dengan saling memiliki
Cinta memang mengikat tp bukan meyatukan
Banyak yg tak bisa memahami apa itu arti cinta
Cinta bisa menyerupai kebahagiaan
Tp terkadang cinta juga berbentuk kepedihan
Cinta yg tertinggal memang bukanlah jodoh
Namun jangan pernah salahkan jodoh jika kalian tak bersatu,pelajarilah apa itu arti mencintai,,, dan menyayangi,saat semuanya terdiam kau juga akan diam,,, namun untuk membuka satu kata kita juga harus berbicara untuk memahami dan mengerti cinta yg sesungguhnya

Cerpen: CINTA TAK HARUS MEMILIKI
By: ANDRE RAJ KAPOOR
No: 4